UJIAN AKHIR SEMESTER
Henry Hairlangga Hariyanto
PB 2A
1906321082
1. 91 Juta Akun Tokopedia Tersebar Secara Bebas
91 Juta data pengguna Tokopedia yang di bobol pada Mei 2020
lalu kini di sebar dan bisa di unduh secara gratis.
Data tersebut beredar setelah salah satu anggota grup Facebook terkait keamanan siber membagikan link untuk mendownload puluhan juta data tersebut. Data tersebut sebelumnya dijual dengan harga USD 5000 di sebuah marketplace di dark web.
Saat ditelusuri, link tersebut bersumber pada salah satu akun di forum Raidsforum yang memang sudah membagikan lebih dulu pada jumat 3 juli 2020. Akun tersebut membagikan secara hampir cuma-cuma di Raidforums yang sebelumnya dia dapatkan dari cara membeli data tersebut di darkweb sebesar USD 5000. Saat ini, langkah terbaik dalam pencegahan nya adalah dengan mengganti kata sandi akun Anda.
Apa yang sedang terjadi ?
91 Juta Akun Tokopedia tersebar secara bebas di internet.
Siapa kah yang menjadi korban dalam peristiwa ini ?
Pengguna Tokopedia, karena data data pribadi nya dapat diakses oleh oran lain dan dari pihak Tokopedia nya sendiri karena nama Tokopedia akan menjadi jelek.
Kapan peristiwa penyebarn akun tersebut terjadi ?
Pada Jumat, 3 Juli 2020.
Dimana data pengguna Tokopedia tersebar secara bebas ?
Data Tersebut beredar setelah satu akun di forum RaidsForum membagikan data akun pengguna Tokopedia pada 3 Juli 2020.
Mengapa data data akun pengguna Tokopedia dapat tersebar secara bebas?
Karena ada pihak pihak yang menyalahgunakan internet dan kejahata siber dengan cara meretas akun akun pengguna Tokopedia ini.
Bagaimana Solusinya ?
Dengan cara mengganti kata sandi akun Tokopedia.
2. Siapkah Sekolah Masuk Era New Normal Ajaran tahun Baru ?
Berbulan-bulan sudah dunia, termasuk Indonesia, berada dalam cengkraman Covid-19. Kondisi ini memaksa kita untuk tinggal di rumah, melakukan pekerjaan dari rumah, tidak terkecuali sektor pendidikan. Pemerintah mengambil kebijakan melakukan pembelajaran jarak jauh. Bahkan, ada guru terpaksa mendatangi peserta didik di rumah bagi mereka yang tidak bisa mengakses internet. Bahkan pemerintah dituntut untuk segera melakukan kebijakan kebijakan yang tepat di masa New Normal ini.
Banyak hambatan dan rintangan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh, namun semua itu harus dilalui demi membelajarkan peserta didik yang “dikurung” Covid-19.
Kini pemerintah menggulirkan wacana " New Normal" termasuk kenormalan baru dalam bidang pendidikan.
New normal kita diminta untuk bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Dan pemerintah pun masih belum tahu kapan murid murid akan kembali belajar di sekolah seperti dahulu kala.
Pemerintah tentu nya harus mendiskusikan kebijakan ini dengan semua orang yang ikut dalam sistem pendidikan ini, dari mulai guru, siswa, karyawan, organisasi masyarakat dan dari kalangan yang lain nya.
Tentu banyak hal yang harus kita persiapkan, agar new normal ini tidak menjadi bumerang bagi kita dengan semakin tingginya angka terjangkit wabah ini.
Apa yang sedang terjadi ?
Pemerintah sedang membuat kebijakan baru di masa New Normal Pendidikan ini.
Siapa kah yang terdampak akibat kebijakan belajar dari rumah ini ?
Semua yang terlibat dalam kelompok pendidikan ini. Mulai dari para murid, guru, karyawan, bahkan sampai pemerintah harus bertindak cepat dalam menentukan New Normal dalam ajaran tahun baru ini.
Kapan para siswa - siswa akan belajar kembali di sekolah ?
Pemerintah saat ini belum memutuskan kapan siswa siswi kembali beraktivitas normal di sekolah.
Dimana para siswa siswi akan belajar selama New Normal ini ?
Para siswa siswi akan belajar dari rumah selama masa New Normal ini.
Mengapa para siswa siswi Indonesia menjadi belajar dari rumah ?
Pandemi Covid-19 ini lah yang membuat para siswa Indonesia jadi belajar dari rumah, yang tadi nya belajar di sekolah.
Bagaimana cara agar Pemerintah dapat melakukan kebijakan New Normal di masa pandemi ini ?
Pemerintah harus mengajak setiap perwakilan yang berpatisipasi di bidang pendidikan ini agar dapat sebuah titik temu yang menguntungkan berbagai pihak juga tentu nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar